Mengenal Batuan Breksi | Pengertian, Proses Pembentukan dan Manfaat


Terdapat banyak jenis batuan yang menyusun lapisan kulit bumi.pada dasarnya, semua jenis batuan itu berasal dari unduk yang sama, yaitu magma.tetapi karena berbagai faktor dan kondisi yang terjadi pada siklus batuan, semua jenis batuan tersebut memiliki ciri khas masing-masing. Jenis batuan tersebut berturut-turut adalah batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf.

Batuan sedimen merupakan tipe batuan sekunder, yaitu tipe batuan yang terbentuk dari hasil evolusi jenis batuan lainnya. Jenis batuan sedimen sangat banyak, salah satunya adalah batuan breksi.

Apa Itu Batuan Breksi?

Batuan breksi adalah jenis batuan sedimen klastik, yaitu batuan sedimen yang terbentuk dari pelapukan batuan beku. Batuan sedimen tersusun dari sejumlah jenis fragmen yang mempunyai diameter berbeda-beda, terdapat yang lebih kecil dari 2 mm, laksana lumpur dan terdapat yang lebih banyak dari 2 mm, laksana pasir dan kerikil.

Batuan breksi memiliki kemiripan dengan batuan konglomerat. Meski identik, batuan breksi tidak sama dengan batuan konglomerat. Perbedaan yang paling mencolok antara keduanya terletak pada sudut-sudut fragmennya.

Batuan breksi memiliki format sudut fragmen yang angular, sedangkan format fragmen batu konglomerat ialah membundar (rounded). Bentuk sudut fragmen batuan sedimen ini menandakan seberapa jauh transportasi fragmen dari intinya. Semakin jauh pergerakannya, semakin bundar format sudut-sudutnya.

Dapat disimpulkan bahwa batuan breksi adalah batuan sedimen klastik yang tersusun atas butiran-butiran fragmen dengan diameter lebih banyak dari 2 mm dan menyusun sudut-sudut fragmen yang angular.

Proses Terbentuknya Batuan Breksi

Batuan breksi memiliki bentuk yang tidak teratur. Sudut fragmen berupa batuan atau hancuran mineral akan terlihat menumpuk. Lokasi yang mungkin untuk pembentukan breksi adalah dibagian bawah sebuah singkapan, dimana puing-puing pelapukan mekanik menumpuk. Hasil pelapukan mekanik tersebut kemudian akan terbawa oleh aliran dan terendap dekat dengan singkapannya.

Bentuk sudut dari fragmen yang "angular" menjelaskan bahwa mereka belum tertransportasi terlalu jauh dari sumbernya. Setelah deposisi, fragmen akan terikat dengan semen mineral atau dengan matriks yang mengisi ruang antara fragmen.

Jenis-Jenis Batuan Breksi

Berdasarkan proses terbentuknya, terdapat 5 jenis batuan breksi, antara lain :

1. Batuan breksi sedimentary

Batuan breksi sedimentary merupakan jenis batuan breksi yang terbentuk dari sudut-sudut subangular yang diprovokasi oleh pergerakan random dari fragmen-fragmen endapan. Fragmen-fragmen penyusun batuan breksi sedimentary belum bergerak terlampau jauh dari intinya, urusan ini dapat dilihat pada sudut-sudut fragmennya yang berbentuk angular. Batuan breksi sedimentary seringkali ditemukan di sepanjang aliran sungai.

2. Batuan breksi tektonik (fault)

Jenis batuan ini terbentuk karena benturan yang terjadi antara dua blok batuan yang terbawa arus sampai-sampai saling menghantam. Fragmen-fragmen dari kedua batuan tersebut kemudian mengendap dan bersatu menyusun batuan breksi fault.

3. Batuan breksi igneous (beku)

Batuan breksi igneous merupakan jenis batuan sedimen yang terbentuk langsung akibat pengendapan batuan beku dampak aktivitas magma, baik intrusi maupun ekstrusi (Silahkan Baca Perbedaan Intrusi dan Ekstrusi Magma). Karena tersebut batuan breksi igneous terbagi menjadi dua unsur :

• Batuan breksi vulkanik, terbentuk sebab proses ekstrusi magma melewati letusan gunung merapi eksplosif

• Batuan bresi intrusif, terbentuk sebab proses intrusi magma

4. Batuan breksi impact

Batuan jenis ini terbentuk akibat hantaman meteorid yang menimpa permukaan bumi. Batuan breksi impact seringkali ditemukan pada kawah-kawah di tempat jatuhnya meteor. Batuan ini dapat terbentuk di permukaan atau di lapisan bawah kawah, contohnya batuan breksi Neugrond. Batuan tersebut terbentuk akibat hantaman meteor Neugrond.

5. Batuan breksi hydrothermal

Batuan ini terbentuk di bawah kerak bumi yang mempunyai suhu selama 150 hingga 350 derahat celcius. Proses pengendapan ini diakibatkan oleh kegiatan seismik atau vulkanik yang mengakibatkan kekosongan di rongga bawahnya. Kekosongan ini lantas dialiri fragmen-fragmen saldo letusan yang mengalir berbentuk air panas lantas membeku menjadi batuan breksi.

Manfaat Batuan Breksi

Batuan breksi tersusun atas butiran-butiran kasar yang sangat cocok untuk dimanfaatkan sebagai bahan bangunan atau ornament-ornmen hiasan dalam dekorasi. Batuan ini telah digunakan sebagai ornamen hiasan sejak masa sebelum masehi. Orang Mesir kuno sudah menggunakan batu breksi sebagai bahan dasar pembuat patung-patung yang memiliki nilai religius. Misalnya patung dewi Tawareth yang sekarang diamankan di British museum.

Orang-orang Romawi kuno menggunakan marmer yang terbuat dari batuan breksi sebagai ornament hiasan pada dinding rumah mereka. Konon katanya, hal ini menandakan status sosial mereka yang terpandang. Penggunaan batuan breksi sebagai ornament arsitektur terus berlangsung hingga saat ini.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai batuan breksi. Selamat membaca.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Jenis dan Ciri-Ciri Batu Kecubung

Mengenal Keindahan Batu Marmer, Material Mahal Segudang Fungsi

Batu Apung: Pengertian, Ciri-Ciri Hingga Proses Terbentuknya