Batu Obsidian | Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Kegunaan


Tahukah kamu, ada banyak sekali jenis batuan yang terdapat di Bumi ini, salah satunya yang kita kenal adalah batu obsidian. Penamaan batuan ini berasa dari nama penemunya, yaitu seorang bangsa Romawi yang bernama Obsidius yang tinggal di Pegunungan Vesuvius.

Pengertian Batu Obsidian

Batu obsidian merupakan jenis batuan yang terbentuk dari mineral-mineral yang terperangkap dalam lava cair gunung berapi dan keluar secara tiba-tiba ke permukaan Bumi ketika terjadi letusan.

Batuan ini terbentuk karena adanya perbedaan suhu yang ekstrim antara kondisi yang ada di dalam perut Bumi dengan kondisi di luar permukaannya. Karena terbentuk dari mineral, maka batuan ini kaya akan mineral dan juga memiliki bentuk yang indah serta warna yang bervariasi.

Ciri-Ciri Batu Obsidian

Berikut ini dijelaskan beberapa ciri-ciri serta karakteristik batu obsidian, antara lain :

• Bersifat keras dan membentuk serpihan-serpihan yang tajam

Batu obsidian memiliki tekstur yang keras dan juga membentuk sudut-sudut yang tajam. Hal ini dikarenakan kandungan silikon dioksida yang cukup banyak pada batu obsidian. Kandungan silikon dioksida itulah yang membuat batuan ini menjadi keras dan membentuk serpihan tajam.

• Mempunyai kombinasi warna yang seragam

Salah satu bagian yang menarik dari batu obsidian adalah warnanya. Batuan ini memiliki warna-warna yang berkombinasi. Meski demikian, warna-warna yang tersusun ini terlihat serupa.

Adapun warna-warna yang tersusun dalam batuan ini antara lain warna hitam pekat, merah tua, abu-abu, biru, dan juga kuning. Selain itu, warna-warna lain yang menyusun batu obsidian yakni hitam kecoklatan atau kemerahan atau bercampur dengan ornamen-ornamen lainnya seperti bintik-bintik putih atau berbuih.

• Memiliki butiran yang halus

Memiliki butiran yang halus merupakan salah satu ciri khas yang dimiliki batu obsidian. Selain itu, batuan ini juga memiliki mineral yang sejajar antara satu dengan yang lainnya yang dapat dilihat dari pola yang ada di atasnya.

Jenis-Jenis Batu Obsidian

Layaknya batuan pada umumnya, batu obsidian terdiri dari beberapa jenis yang dapat dibedakan dari warna-warnanya, antara lain :

• Batu obsidian coklat

• Batu obsidian hijau

• Batu obsidian hitam

• Batu obsidian merah

Kegunaan Batu Obsidian

• Sebagai perhiasan

Tampilan batu obsidian dengan berbagai macam warna yang beragam menjadi daya tarik tersendiri. Kenampakan batu obsidian yang bening menyerupai kaca serta keindahan yang dimilikinya, membuat batuan ini sering diolah menjadi perhiasaan dan manik-manik.

• Sebagai alat pemotong

Batu obsidian memiliki sifat keras serta memiliki serpihan-serpihan tajam, sehingga bisa dimanfaatkan menjadi alat pemotong. Serpihan konkoidal dari obsidian menyebabkan batuan tersebut dapat pecah menjadi beberapa potongan dan memiliki permukaan melengkung.

• Digunakan dalam ilmu astrologi

Bagi mereka yang mempercayai ilmu astrologi, batuan ini juga memegang peranan penting di dalamnya. Batu obsidian dipercaya berpengaruh dalam ilmu astrologi. Batu obsidian digunakan untuk mengetahui zodiak sagitarius dalam ilmu astrologi.

• Dipercaya memiliki kekuatan magis

Batu obsidian ini dipercaya dapat berpengaruh terhadap hal yang berbau klenik. Bagi sebagian orang, batu obsidian dipercaya memiliki kekuatan magis yang tentunya berkaitan dengan kekuatan gaib.

Demikianlah penjelasan mengenai batu obsidian secara lengkap. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Jenis dan Ciri-Ciri Batu Kecubung

Mengenal Keindahan Batu Marmer, Material Mahal Segudang Fungsi

Batu Apung: Pengertian, Ciri-Ciri Hingga Proses Terbentuknya