Batu Meteorit| Asal Usul, Kandungan dan Ciri-Cirinya

Batu meteorit adalah batuan ruang angkasa yang ditemukan di bumi setelah batuan itu jatuh dari ruang angkasa.

Di bumi ada banyak sekali meteorit. Ada yang bentuknya sangat besar sampai  membentuk kawah, ada juga yang bentuknya kecil-kecil seperti batu yang sering kita lihat di tepi jalan.

Supaya lebih jelas kali ini akan membahas batu meteorit, asal usul, kandungan dan ciri-cirinya.

Asal Usul Batu Meteorit

Asal usul batu meteor adalah meteoroid yang bergesekan dengan atmosfer bumi. Meteor dikenal dengan sebutan bintang jatuh.

Meteor dapat jatuh ke bumi karena tertarik oleh gravitasi bumi. Ketika memasuki atmosfer bumi, meteor akan memanas dan sebelum terbakar habis akan tampak jejak seperti ekor berkilau.

Penyebab jatuhnya meteor ke bumi jika orbit bumi bertemu dengan orbit meteoroid tersebut, maka meteoroid tersebut bisa memasuki atmosfer bumi.

Inilah yang menjadi penyebab meteor bisa jatuh ke bumi. Meteor juga bisa jatuh dalam jumlah yang banyak atau kita kenal dengan hujan meteor.

Kandungan Batu Meteorit

Para ilmuwan membagi meteorit ke dalam tiga jenis utama, yakni berbatu, besi, dan besi berbatu. Dengan banyak sub-kelompok untuk masing-masing jenis tersebut.

Meteorit batu tersusun dari mineral yang mengandung silikat, bahan yang terbuat dari silikon dan oksigen. Beberapa juga mengandung logam, nikel, serta besi.

Ciri-Ciri Batu Meteorit

  • Ada perbedaan antara batuan meteorit dengan batu biasa.
  • Warna meteorit cenderung lebih berwarna hitam kecokelatan akibat terbakar saat meteor memasuki atmosfer bumi yang panas.
  • Memperhatikan beratnya, karena batu meteorit lebih berat dibandingkan batu biasa.
  • Meteorit lebih berat dari batu biasa karena batu itu mengandung 90 persen logam besi dan sisanya meteoritmagnet dan nikel.
  • Batuan meteorit bentuknya cenderung tidak beraturan jika dibandingkan batu meteorit yang lonjong atau bulat.
  • Ada juga jenis meteorit yang mirip sekali dengan batuan di bumi. Ini karena planet bumi memiliki permukaan berbatu dan bagian logam di dalamnya, sehingga ketika ada planet yang bertabrakan menghasilkan puing batuan yang mengandung logam, batuan itu jadi mirip dengan batu dari bumi.

Batu Meteorit Mahal

Ada orang-orang yang memang mencari dan mengumpulkan meteorit di bumi. Ini karena bagi kolektor meteorit, batuan itu dihargai mahal, seperti puluhan sampai ratusan juta rupiah, tergantung rupa, bentuk, dan ukurannya.

Batu meteorit yang indah juga langka dan usianya bisa sangat tua, sehingga para kolektor ingin mengoleksinya. Salah satu meteorit yang dihargai mahal adalah meteorit dari Mars seberat 100 gram yang dihargai lebih dari 1,3 miliar rupiah.

Di beberapa tempat di dunia, meteorit yang berharga juga dijadikan monumen atau disimpan di museum.

Demikianlah mengenai batu meteorit asal usul, kandungan dan ciri-cirinya. Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Jenis dan Ciri-Ciri Batu Kecubung

Mengenal Keindahan Batu Marmer, Material Mahal Segudang Fungsi

Batu Apung: Pengertian, Ciri-Ciri Hingga Proses Terbentuknya