Mengenal Batu Zamrud | Pengertian, Warna, dan Kejernihan


Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar batu zamrud? Batu mulia ini sering ditemukan berwarna hijau hingga hijau tua. Zamrud tergolong mineral silikat beril (mengandung beryllium) dan warna hijaunya disebabkan oleh kelumit kromium.

Dahulu kala, batu zamrud hanya dimiliki dan digunakan oleh para bangsawan, para Raja, serta pembesar Negara sebagai simbol kekuasaan dan keagungan.

Umumnya, mineral zamrud memiliki ciri khas alami berupa serat-serat atau retakan-retakan. Untuk lebih mengetahui lebih dalam seputar batu zamrud, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Batu Zamrud

Dalam bahasa Inggris, zamrud disebut ‘emerald’. Kata Emerald berasal dari (via Old French: Esmeraude dan Inggris Tengah: Emeraude), dari Vulgar Latin: esmaralda / Esmaraldus, varian dari bahasa Latin Smaragdus, yang berasal dari bahasa Yunani (smaragdos, “permata hijau”).

Zamrud merupakan batu permata yang tergolong salah satu jenis mineral beryl (Be3Al2(SiO3)6) berwarna hijau dengan sedikit kromium dan kadang vanadium dan memiliki kekerasan 7,5-8 skala Mohs.

Kebanyakan batu zamrud terinklusi, sehingga ketahanannya tergolong buruk. Sama halnya dengan semua batu permata berwarna, zamrud dinilai dengan menggunakan empat parameter dasar, yaitu 4C: Color (warna), Cut (potongan), Clarity (kejernihan) dan Carat (berat).

Warna Batu Zamrud

Berdasarkan definisinya, zamrud adalah hijau (berasal dari kata Yunani kuno smaragdos, yang berarti hijau). Zamrud merupakan jenis hijau dari beryl, mineral yang hadir dalam berbagai warna lain yang kadang juga digunakan sebagai permata, seperti aquamarine biru, heliodor kuning, morganite merah muda, beryl merah atau bixbite (bukan bixbyite), dan goshenite tidak berwarna.

Warna batu zamrud digolongkan menjadi tiga komponen dalam geologi, yakni saturation, hue, dan tone. Zamrud dalam hue memiliki warna mulai dari kuning-hijau hingga biru-hijau, dengan warna utama hijau.

Zamrud terbaik memiliki setidaknya 75% tone pada skala dimana tone 0% adalah tidak berwarna dan 100% adalah berwarna buram. Selain itu, batu zamrud yang baik harus memiliki saturation yang baik juga. Rona zamrud harus jelas tau gterang. Abu-abu merupakan warna pengubah pada zamrud, yang membuatnya menjadi warna hijau kusam.

Kejernihan Batu Zamrud

Umumnya, batu zamrud memiliki banyak inklusi dan retakan-retakan halus yang terlihat di permukaan. Tak seperti berlian, standar pembesar 10x digunakan untuk menilai kejernihan, zamrud dinilai oleh mata. Dengan demikian, apabila zamrud tidak memiliki inklusi yang terlihat dengan mata, maka akan dianggap sempurna.

Batu zamrud dengan sedikit retakan di permukaan sangat jarang ditemukan. Karena itu, hampir semua batu zamrud diberi minyak untuk meningkatkan kejernihannya. Retakan atau inklusi pada batu zamrud terkadang digambarkan sebagai “Jardin” (bahasa Perancis untuk ‘taman’), karena penampilannya yang seolah berlumut.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai batu zamrud yang menarik untuk diketahui. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Jenis dan Ciri-Ciri Batu Kecubung

Mengenal Keindahan Batu Marmer, Material Mahal Segudang Fungsi

Batu Apung: Pengertian, Ciri-Ciri Hingga Proses Terbentuknya