Fakta Menarik Seputar Batu Tanzanite


Tanzanite merupakan salah satu jenis permata berkualitas mineral zeosite berwarna biru. Batu permata jenis ini memang sangat menarik. Hobart M King, seorang Pakar Gemologi dari Gemological Institute of America (GIA) bahkan pernah menulis ulasan ilmiah seputar Tanzanite di Geology.com.

Nama ‘tanzanite’ mencerminkan asal geografis permata tersebut, yakni terletak sekitar delapan mil persegi di Bukit Merelani, dekat pangkalan Gunung Kilimanjaro dan Kota Arusha.

Walaupun hampir semua batu permata paling populer di dunia telah dikenal luas dan banyak digunakan sejak ratusan tahun lalu, tanzanite justru tidak ditemukan dalam jumlah komersil hingga tahun 1960-an.

Sejak saat itu, tanzanite menjadi batu permata biru paling populer kedua setelah safir. Karena popularitasnya yang semakin menanjak, tanzanite disebut sebagai batu modern pada Desember 2002.

Dilansir dari detikINET, berikut ini 10 fakta ilmiah tanzanite yang menarik untuk diketahui.

1. Asal Nama Tanzanite

Tanzanite merupakan nama pemberian perusahaan perhiasan ternama Tiffany an Co untuk batu permata mineral zoisite dengan warna biru, yang hanya dapat ditemukan di utara Tanzania.

Letaknya di Bukit Marelani, dekat dengan kaki Gunung Kilimanjaro dan Kota Arusha. Batu permata biru ini baru diperdagangkan sejak tahun 1960-an.

2. Pleochroisme Pada Tanzanite

Batu tanzanite merupakan permata pleochroic, yang artinya warna permatanya berbeda-beda tergantung dari arah melihatnya. Bebrapa spesimen tampak biru di satu sisi, dan tampak berwarna violet jika dilihat dari sisi lain.

3. Warna Unik Tanzanite

Warna tanzanite ialah biru keunguan hingga biru violet. Warna tersebut berkat kandungan vanadium dalam struktur mineralnya. Ketika dipanaskan 6000 Celcius selama 30 menit, kondisi oksidasi vanadium akan berubah dan meningkatkan kadar warna birunya.

Proses pemanasan batu permata ini bertujuan untuk mengeluarkan warnanya, lebih rendah dari pada pemanasan batu rubi maupun safir yang mencapai 1.000-1.800 derajat Celcius selama berhari-hari.

4. Tanzanite Dibandingkan Permata Biru Lainnya

Selain tanzanite, terdapat permata biru lainnya seperti safir, topaz, dan aquamarine. Batu tanzanite diketahui memiliki warna biru paling mencolok dan kuat dibanding dengan yang lainnya.

5. Daya Tahan Tanzanite

Tingkat kekerasan batu tanzanite adalah 6,5 skala Mohs, yang artinya batu permata ini dapat baret jika tergesek saat dijadikan mata cincin. Pakar permata menganjurkan agar tanzanite yang dijadikan mata cincin tidak dipakai dalam aktivitas yang berisiko menyebabkan lecet.

Batu mulia jenis ini memiliki belahan satu arah, oleh sebab itu, jika terkena tumbukan benda tajam, bisa membuat pecah. Tanzanite juga sensitif terhadap perubahan suhu mendadak yang dapat menyebabkan keretakan.

6. Tanzanite di Mata Dunia

Tanzanite pertama kali dikenalkan ke dunia pada tahun 1967. Perusahaan perhiasan Tiffany and Co banyak melakukan pemasaran dan juga sosialisasi. Di tahun 2003, TanzaniteOne Mining Ltd, perusahaan tambang Tanzanite mendirikan The Tanzanite Foundation, yang merupakan yayasan yang mempromosikan Tanzanite.

7. Ukuran karat Tanzanite

Layaknya batu permata pada umumnya, tanzanite lebih banyak dalam ukuran karat kecil, yakni di bawah 5 karat. Sangat jarang ditemukan batu tanzanite dalam ukuran di atas 50 karat.

8. Rekayasa Tanzanite

Beberapa batuan seperti coranite acap kali dijual sebagai tanzanite imitasi karena memiliki kemiripan warna. Tanzanite yang dipanaskan merupakan praktik umum untuk menambah kualitas warnanya. Batu tanzanite dengan warna lemah juga ada yang disepuh cobalt.

9. Ketersediaan Tanzanite di Alam

Tanzanite merupakan permata yang langka. Lokasi penemuannya hanya beberapa kilometer persegi di Tanzania Utara. Banyak yang menilai bahwa permata ini akan habis dalam beberapa puluh tahun ke depan.

Berdasarkan data TanzaniteOne Mining, data pengeboran pada 2012 diperkirakan ada 105 juta karat permata Tanzanite yang diperkirakan akan habis dalam 30 tahun dengan produksi 2,7 juta karat pertahun.

10. Harga Tanzanite

Harga batu permata ini naik turun di sepanjang waktu, tergantung pada tingkat kelangkaannya serta sumber daya alam yang terbatas. Tambang ilegal dan penyelundupan juga pernah membuat harganya anjlok di tahun 2012 hingga 2013.

Demikian penjelasan tentang fakta menarik seputar batu permata tanzanite. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Jenis dan Ciri-Ciri Batu Kecubung

Mengenal Keindahan Batu Marmer, Material Mahal Segudang Fungsi

Batu Apung: Pengertian, Ciri-Ciri Hingga Proses Terbentuknya