Mengenal Ciri-Ciri dan Jenis Batu Safir, Batu Akik Termahal

 


Masyarakat Indonesia menjadi salah satu diantara masyarakat dunia yang dinilai gemar mengoleksi batu mulia atau batu akik. memang, mengoleksi batu akik kerap kali dikaitkan dengan budaya oleh masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia.

Berbicara tentang batu mulia atau batu akik, kali ini kita akan membahas mengenai batu safir. Jenis batu safir umumnya disebut pula sebagai batu biru. Batu ini merupakan jenis batu mulia yang dihasilkan dari mineral korundum (aluminium oksida) sama seperti batu rubi.

Selain korundum, ada sejumlah mineral lain yang terkandung dalam batu safir, seperti besi, titanium, kromium dan tembaga yang dapat meneyebabkan korundum berwarna biru, kuning, hijau, dan ungu.

Ciri-Ciri Batu Safir

Bentuk : Kristal, tergantung pemolesan.

Warna : Semua warna kecuali merah.

Kandungan : Corundum dengan komposisi kimia Al2O3.

Indeks Bias : 1,762 – 1,770.

Pembiasan Ganda : 0,008 – 0,010.

Berat Jenis : 4,00.

Skala Kekerasan : 9.

Jenis- Jenis Batu Safir

1. Safir Biru


Batu ini yang sangat umum dikenal sebagai Safir. Warnanya biru, dengan tambahan sedikit warna ungu, violet, atau hijau. Warna ungu dan violet menandakan keindahan yang tinggi, sedangkan hijau menurunkan nilai Safir, dan ini juga akan menurunkan nilainya.

Gambarannya adalah untuk Safir kualitas bagus, warna biru adalah sebesar 85%, sedangkan warna tambahannya hanya 15%, itupun hanya untuk ungu dan violet. Salah satu Safir biru terbesar dan berkualitas yang pernah ada adalah Logan Safir berkarat 423, saat ini disimpan di National Museum of Natural History, Washington DC. Selain itu Safir 18 karat, dalam cincin pertunangan Putri Diana dan Kate Middleton juga paling terkenal didunia.

2. Safir Warna Lain


Safir ditemukan pula dalam warna kuning, hijau, merah muda, oranye, cokelat dan tanpa warna. Untuk Safir merah muda perlu dibedakan dengan Rubi, yaitu dengan melihat saturasi warnanya.

3. Padparadscha


Safir ini memiliki warna yang halus sampai merah muda oranye atau sebaliknya. Sangat langka dihasilkan secara alami, sebab saat ini ada teknologi untuk membuat Safir biasa menjadi padparadscha. Umumnya diperoleh di penambangan di Sri Lanka, Vietnam, dan Afrika Timur. Nama padparadscha diperoleh dari bahasa sansekerta yang artinya warna seperti bunga teratai.

4. Safir Kashmir


Tentu batu mulia ini dihasilkan di Kashmir India. Memiliki kehalusan dan warna biru yang indah. Safir ini tergolong sangat langka, sehingga harganya pun mahal. Maka untuk menemukan Safir Kashmir lebih mudah lewat pelelangan perhiasan. Pada November 2013, di Jenewa, sepasang Safir Biru Kashmir terjual seharga US$ 8.358.520 atau senilai sekitar Rp 100 miliar.

5. Safir Bintang


Bentuk bintang atau asterism akan tampak saat safir jenis ini disinari dengan cahaya tunggal. Beberapa jenis safir bintang yang berkualitas bagus dan karat tinggi, diantaranya :

a. Black Star of Queensland, dengan berat 733 karat.

b. Star of India dengan berat 563,4 karat, saat ini dipamerkan di American Museum of Natural History New York.

c. Star of Bombay berkarat 182, saat ini tersimpan di National Museum of Natural History Washington DC.

6. Safir Sintetis

Tahun 1902, seorang ahli kimia Perancis bernama Auguste Verneuil, berhasil menemukan cara untuk membuat safir sintetis atau buatan. Sampai saat ini produksi safir sintetis terus dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar.

Nah, itulah informasi seputar batu satu safir atau jenis batu mulia termahal yang perlu Kamu ketahui. Kamu ingin memiliki salah satunya?

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Jenis dan Ciri-Ciri Batu Kecubung

Mengenal Keindahan Batu Marmer, Material Mahal Segudang Fungsi

Batu Apung: Pengertian, Ciri-Ciri Hingga Proses Terbentuknya