Fakta unik Tentang Batu Stalaktit dan Stalagmit

Stalaktit adalah  batuan yang berada di langit-langit dan dasar gua. Warnanya umumnya adalah putih atau krem. Proses terbentuk dari kalsium karbonat yang mengendap serta mineral-mineral lainnya, yang terendap dalam larutan air bermineral.

Stalagmit adalah jenis batuan dengan bentuk gundukan deposit mineral yang tumbuh keatas dan senantisa mengendap dari air yang menetes ke lantai gua. Khususnya kebanyakan stalagmit  memiliki ujung bulat atau pipih.

Nah, di bawah ini akan di jelaskan fakta unik tentang batu stalaktit.

Proses Pembentukan Stalaktit dan Stalagmit

Stalaktit terbentuk ketika endapan kalsium karbonat dan mineral lainnya yang terkandung dalam air menguap sebelum menetes ke dasar goa. Secara umum, berikut ini adalah proses pembentukan stalaktit

  •  Kalsium karbonat dan mineral lainnya larut dalam air
  •  Air menguap sebelum menetes ke dasar gua
  •  Kalsium karbonat dan mineral lainnya terdeposisi di atap gua
  • Berulang selama ribuan tahun

Batuan kapur pada daerah karst mudah terlarutkan oleh air.Larutan ini kemudian akan mengandung kalsium karbonat dan mineral lainnya. Reaksi ini dapat dilihat pada rumus kimiawi dibawah in.

CaCO(s)3 + H2O(l) + CO(aq)2 → Ca(HCO3)(aq)2

Mineral tersebut akan dibawa oleh cairan hingga menetes ke dasar gua.  Ketika menetes air ini akan bereaksi dengan udara sehinggan mendeposisikan kalsium karbonat. Dan menyebabkan kalsium ini melekat di atap gua.

Reaksi ini dapat dilihat pada rumus kimiawi dibawah ini

Ca(HCO3)(aq)2 → CaCO(s)3 + H2O(l) + CO(aq)2

Manfaat  Batu Stalaktit dan Stalagmit

1. Sebagai Tempat Wisata

Stalaktit dan batu stalakmit bermanfaat untuk menambah keindahan goa sehingga membuat para wisatawan berkunjung untuk melihat keindahan goa, selain itu beberapa stalatit dan stalakmit juga bisa menimbulkan suara yang unik.

2. Menguji peran output Matahari

Stalagmit digunakan untuk menguji peran yang dimainkan oleh perubahan output Matahari terhadap kekuatan monsun. Dimana untuk tahapannya sendiri bisanya batu stalaktit dan batu stalakmit dapat melihat secara terang pencahayaan yang dihasilkan matahari.

3. Menetapkan batas atas permukaan laut

Tanggal radiometrik stalagmit, stalaktit, dan flowstones adalah alat yang berharga untuk menetapkan batas atas posisi permukaan laut sepanjang waktu. Menetapkan waktu pertumbuhan speleothem (speleothem=endapan mineral sekunder (seperti kalsit) yang terbentuk di langit-langit, dinding, dan lantai gua) membantu menetapkan batasan waktu kemunculan gua di atas permukaan laut.

4. Membentuk pilar-pilar di goa

Dengan waktu yang cukup lama dalam gua akan terlihat stalaktit dan stalakmit yang dapat bertemu, sehingga pada proses ini pada akhirnya mampu menghasilkan formasi yang dikenal dengan sebutan tiang atau pilar di goa yang bisa difungsikan untuk melidungi berbagai hewan, seperti kelelawar.

5. Merekonstruksi catatan iklim masa lalu

Stalagmit mengandung banyak karakteristik fisik dan kimia yang dapat digunakan untuk merekonstruksi catatan iklim masa lalu, meskipun isotop oksigen dan karbon yang stabil adalah dua hal yang paling sering digunakan.

Nah, itulah fakta unik tentang Batu Stalaktit dan Stalagmit. Semoga bermanfaat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Jenis dan Ciri-Ciri Batu Kecubung

Mengenal Keindahan Batu Marmer, Material Mahal Segudang Fungsi

Batu Apung: Pengertian, Ciri-Ciri Hingga Proses Terbentuknya