Mengenal Fakta Menarik Batu Zeolit


Batu zeolit merupakan batu yang banyak dijumpai di alam Indonesia. Saat ini, zeolit sudah banyak diperdagangkan dengan beberapa manfaatnya. Salah satu manfaat dari zeolit adalah ia diketahui sebagai ion exchanger, yaitu penukar ion alami yang berguna untuk menghilangkan polusi yang tercipta dari bahan kimia.

Nama batu zeolit mungkin sudah akrab di dengar di kalangan pecinta ikan hias, bagi kamu yang baru di dunia ikan hias mungkin rada asing mendengar kata zeolit.

Batu Zeolit merupakan batu alam yang di olah sedemikian rupa sehingga memiliki kandungan hydrated silicates calcium, alumunium, sodium dan potassium.

Kali ini akan membahas fakta menarik batu zeolit. Yuk, simak pembahasannya!

Asal Pembentukan Zeolit

1. Endapan zeolit dari sedimen abu vulkanik

2. Endapan zeolit yang disebabkan oleh perubahan air tanah

3. Endapan zeolit tipe diagenetik

4. Endapan zeolit tipe hidrotermal

Ciri-Ciri Batu Zeolit

1. Kandungan air yang biasa terperangkap dalam zeolit sekitar 10-50 %

2. Bila terhidrasi, maka molekul air akan mudah lepas

3. Memiliki pori yang terisi air

4. Mempunyai susunan kristal yang agak lunak

5. Berat jenis 2-2,4

6. Berwarna kebiruan-kehijauan, putih dan coklat

Manfaat Batu Zeoli

1. Menyerap kandungan amonia dengan cara mengikat ion-ion amonia ke dalam pori-pori batu. Dengan kemampuan mengikat amonia berbahaya akan mampu membuat ikan-ikan tumbuh sehat. Karena kemampuannya ini sangat di sarankan untuk meletakkan posisi batu zeolit di bagian paling akhir dalam penataan filter.

2. Mampu menjernihkan air dalam akuarium,  membuat suhu air stabil dan juga mampu mengurangi bau amis dalam akuarium.

3. Batu zeolit memiliki mineral serba guna yang sangat bermanfaat juga untuk perindustiran maupun pertanian atau perkebunan. Karena salah satu fungsi zeolit adalah menjernihkan air maka batu zeolit juga bisa di manfaatkan untuk pengolahan air bersih.

Cara Menggunakan Batu Zeolit

Untuk penggunaan dalam akuarium bisa di posisikan ke dalam cember di urutan paling akhir. Untuk lebih mudahnya saya bagi 3 ketegori filterasi dalam akuarium maupun kolam.

1. Untuk menyaring kotoran dan partikel lainnya yang dapat di lihat dengan mata. Pada bagian awal ini bisa di gunakan jaring nelayan, kapas dakron dan japmat. bisa di guanakan ketiganya atau salah satu.

2. Untuk tempat singgah bakteri pengurai dan menempelnya partikel kotoran halus. Ada banyak pilihan untuk di tempatkan dalam filter bagian ke dua ini di antaranya batu apung, karang jahe, bio ring, bio ball, kalnes.

3. Untuk membunuh bakteri agar tidak kembali ke kolam ikan dan sebagai penjernih air. Untuk bagian akhir inilah tempat batu zeolit berada, bisa di padu juga dengan menggunakan karbon aktif sebagai pelengkap.

Demikianlah informasi mengenai batu zeolit yang meanrik untuk diketahui. Selamat membaca dan semoga artikel ini bermanfaat ya guys!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Jenis dan Ciri-Ciri Batu Kecubung

Mengenal Keindahan Batu Marmer, Material Mahal Segudang Fungsi

Batu Apung: Pengertian, Ciri-Ciri Hingga Proses Terbentuknya