Langsung ke konten utama

Macam Batuan Alam untuk Bahan Bangunan

Batuan merupakan salah satu benda alam yang sangat akrab dengan kehidupan manusia sejak zaman dulu. Meskipun begitu, masih banyak orang yang tidak benar-benar memahami macam batuan yang ada di sekitarnya.

Batuan dapat didefinisikan sebagai kumpulan-kumpulan atau agregat dari mineral yang telah dalam keadaan mengeras atau membeku. Batuan juga dikenal sebagai benda alam yang menjadi penyusun utama materi bumi.

Menurut penelitian para ahli, proses pembentukan batuan memerlukan waktu jutaan tahun. Siklus batuan berawal dari terbentuknya batuan beku, pelapukan batuab beku, pergerakan batuan, sedimentasi, metamorphosis, dan pencairan magma kembali.

Dalam pengelompokannya, batuan dibedakan berdasarkan komposisi mineral dan kimia dengan tekstur partikel dan proses pembentukannya. Dari sekian banyak macam batuan alam, beberapa di antaranya sering digunakan sebagai bahan bangunan untuk mempercantik rumah, gedung pemerintahan, maupun gedung perkantoran.

Untuk itu, artikel ini akan mengulas macam batuan alam yang biasa digunakan dalam pembangunan rumah, simak dibawah! Selain itu, kamu juga dapat membaca chord tinggal kenangan dan manfaat buah hala.

Macam-Macam Batuan

Batu Metamorf


Merupakan batuan yang terjadi akibat adanya tekanan dan panas dari proses metamorphosis. Batuan metamorft terbentuk melalui proses kristalisasi batuan beku yang menyebabkan terjadinya perubahan partikel.

Hal ini menyebabkan terjadinya rekristalisasi. Batuan metamorft ini paling banyak digunakan sebagai konstruksi dan interior. Batuan jenis ini memiliki karakter yang unik akibat penggabungan dari berbagai macam batuan. Beberapa batuan metamorf yang sering digunakan seperti marmer, templek, koral sungai, dan koral laut.

Batu Sedimen


Batuan ini terbentuk dari proses sedimentasi. Prosesnya berasal dari materi sedimen yang mengendap dan mengeras menjadi batu-batuan. Batuan sedimen berasal dari pelapukan batuan beku yang terbawa oleh angin, air, atau gletser.

Pelapukan ini kemudian mengendap bersama material lainnya seperti pasir, kerikil, dan sisa-sisa pelapukan mahkluk hidup. Material yang mengendap ini kemudian mengeras dan menjadi batuan sedimen. Beberapa batuan sedimen yang dipakai sebagai batu alam seperti limestone, sandstone, dan konlomerat.

Batuan Beku


Merupakan batuan yang terjadi akibat pembekuan magma. Magma sendiri merupakan cairan yang berada di dalam bumi.

Magma yang ada di dalam bumi ini bergerak karena adanya tekanan panas. Magma ini bergerak ke atas untuk mencari tempat dengan tekanan yang lebih rendah. Pada prosesnya, magma akan mengalami pendinginan dan membeku.

Akibat dari pembekuan ini terciptalah batuan beku. Batuan beku ini pun terdiri dari dua jenis yaitu batuan beku dalam dan batuan beku luar. Batuan beku dalam merupakan batuan beku yang pendinginannya berada di dalam Bumi. Sedangkan batuan beku luar adalah batuan yang pendinginannya berada di permukaan bumi.

Namun tak semua batuan beku dapat digunakan sebagai bagian dari kontruksi bangunan. Batuan beku yang biasa dipakai sebagai bagian dari konstruksi rumah seperti batu andesit dan batu lavastone.

Batu Alam

Setiap batuan memiliki berbagai jenis batu-batuannya, akan tetapi tak semua batuan ini dapat digunakan sebagai bagian dari konstruksi sebuah bangunan.

Batu alam yang digunakan sebagai bagian dari konstruksi adalah batuan dengan kekuatan dan nilai seni yang tinggi. Berikut macam batuan alam yang biasa digunakan untuk bahan bangunan:

Templek


Batu templek memiliki tekstur acak yang dapat memberikan kesan unik dan alami yang tidak dapat dikalahkan oleh karakter jenis batu alam lainnya.

Tekstur sambung pada batu ini seperti tak beraturan bentuknya, namun sebenarnya akan tersambung antara batu satu dengan batu yang lainnya.

Batu ini juga sering terlihat pada beberapa game arcade sebagai bahan dasar bangunan atau dinding-dinding permainan yang membuatnya tampak lebih estetik.

Marmer


Bisa dibilang marmer merupakan macam batuan alam yang sering digunakan sebagai bahan bangunan. Hal ini tak lain karena marmer memiliki keunikan corak atau pola tertentu dengan aneka ragam warna yang mengombinasikannya. Hal ini membuat marmer sangat cocok digunakan sebagai bahan untuk dekorasi.

Granit


Granit memiliki warna yang terang dan dapat memperindah interior bangunan. Setelah melakukan proses asah dan dihaluskan, batu granit lembaran dapat dipotong-potong dan dijadikan ubin dengan warna-warna yang alami.

Pada umumnya ubin tersebut digunakan untuk lantai, anak tangga, maupun dinding berbagai ruangan seperti kamar mandi dan dapur. Kalau untuk bagian eksterior bangunan, jenis batu alam ini dapat dijadikan pavling dan bahan dasar konstruksi bangunan seperti monumen, jembatan, dan gedung-gedung perkantoran.

Koral


Batu koral sering kali kita temui di taman yang diletakkan dengan cara disebar atau ditebar. Selain itu batu koral juga dapat dipasang di lantai terutama area garasi dan halaman rumah.

Batu jenis ini juga bisa dibentuk dengan berbagai motif yang indah dan memukau yang sangat cocok digunakan untuk mempercantik tampilan rumah kamu.

Nah, itulah dia beberapa batu yang biasa menjadi bahan bangunan, semoga dapat menambah wawasanmu!

Komentar

© 2020 BATU ALAM

Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.